Sunday, July 29, 2018

Tips Kepemimpinan : The Right Man On The Right Place


ilustrasi pekerjaan

tipsanda.tk-Pernahkah anda mendengar sebuah ungkapan bijak berikut ini, "Jangan mengirim bebek ke sekolah elang". Apakah maksud dari ungkapan tersebut ? Maksud dari ungkapan tersebut adalah jangan melakukan perbuatan yang sia - sia. Mengapa ? Karena mengharapkan seekor bebek agar bisa terbang seperti elang adalah hal yang tidak mungkin.


ilustrasi bebek dan elang

Orang cakap itu di temukan bukan di ubah. Mereka mengubah diri mereka sendiri dan anda tidak bisa mengubah mereka. Jika anda menginginkan orang yang cakap di tim anda, maka temukanlah. Jika anda menginginkan orang yang termotivasi di tim anda, maka carilah mereka dan bukannya memberikan motivasi kepada mereka.

Adalah sebuah hal yang sangat penting bagi anda untuk menempatkan orang - orang atau bawahan anda agar sesuai dengan kemampuankemampuan dan keahliannya. Salah dalam menempatkan mereka maka akan membuat tim anda tidak solid, bahkan bisa jadi malah amburadul. Bisa anda bayangkan misalnya, anda menempatkan bawahan anda yang teliti dalam berhitung tetapi pendiam, kemudian anda menempatkannya ke bagian sales marketing. Sangat tidak pas bukan ? Posisi sales marketing adalah posisi untuk orang yang senang bertemu dengan orang - orang, banyak bicara dan pandai merayu konsumen. Efek yang bisa timbul karena salah posisi ini bisa menyebabkan bawahan anda kehilangan motivasi dalam pekerjaannya dan ini sangat berbahaya bagi perusahaan.

Motivasi adalah sebuah misteri. Anda mungkin sesekali menjumpai bawahan anda datang ke kantor lebih awal dan tidak pernah terlambat. Di lain waktu anda juga seringkali menjumpai ada bawahan anda yang di setiap minggunya pasti ada hari dimana dia terlambat ke kantor. Apa yang membedakan kedua orang bawahan anda tersebut ? Tidak lain adalah motivasinya.


ilustrasi motivasi

Di bawah ini saya akan share kepada anda bagaimana pentingnya menempatkan seseorang sesuai dengan kemampuannya, yang saya kutip dari buku seorang motivator dan pakar kepemimpinan yang sangat terkenal yakni Jhon C Maxwell yang berjudul " LEADERSHIP HANDBOOK". Karena diawal artikel ini saya membukanya dengan sebuah ungkapan," jangan mengirim bebek ke sekolah elang", maka disini saya akan bagikan alasan kenapa anda sebaiknya tidak mengirim bebek ke sekolah elang tersebut, yaitu :

1. BEBEK AKAN MERASA FRUSTASI


ilustrasi frustasi

Akuilah bahwa sangat tidak mungkin seekor bebek bisa menjadi seekor elang. Atau mungkin saja seekor bebek memang tidak mau untuk menjadi seekor elang. Mengapa demikian ? Karena seekor bebek pun sebenarnya juga punya kemampuan dan keistimewaan sendiri. Seekor bebek adalah perenang yang handal. Dia bisa berenang puluhan kilometer tanpa merasa lelah atau capek. Bandingkan misalnya seekor elang di paksa untuk berenang pasti akan kesulitan.

Jadi prinsip dasar dalam menempatkan dimana posisi yang tepat bagi bawahan dan anggota tim anda adalah lihatlah kemampuannya. Tempatkan dia di posisi yang memungkinkan dia bisa berkreatifitas dan berkembang. Jangan memaksakan dia untuk menempati posisi yang tidak sesuai karena dia akan frustasi dan tidak akan berkembang. Jangan paksa dia untuk menjadi seekor elang dengan kemampuan yang hebat, tetapi biarkan dia berkembang sesuai dengan kemampuannya. 

Ada sebuah cerita dari buku Jhon C Maxwell tersebut yang bisa kita ambil hikmahnya.

Diceritakan bahwa di dunia binatang bahwa pada suatu ketika para binatang atau hewan merasa bahwa mereka harus melakukan sesuatu yang berarti untuk menghadapi tantangan di dunia baru. Mereka bersepakat untuk mendirikan sebuah sekolah. Mereka menyepakati untuk mempelajari empat (4) macam ketrampilan yaitu lari, berenang, memanjat dan terbang. ada seorang guru  yang muridnya terdiri dari seekor bebek, tupai dan elang. Untuk memudahkan dalam administrasi maka semua hewan harus mengikuti semua pelajaran yang sama.

Pertama adalah bebek. Pada dasarnya bebek adalah perenang yang handal. Bahkan dia lebih hebat dari gurunya sendiri. Nilainya untuk kelas berenang sangat baik bahkan sempurna. Akan tetapi nilai bebek di mata pelajaran terbang adalah biasa - biasa saja bahkan di mata pelajaran lari nilainya sangat buruk. Karena dia sangat lambat dalam mata pelajaran lari, maka bebek kemuadian meninggalkan pelajaran berenang dan fokus pada mata pelajaran lari. Namun usaha kerasnya membuat kaki berselaputnya robek dan terluka. Hal ini membuat dia merasa kesulitan untuk berenang sehingga nilai mata pelajaran renangnya turun menjadi hanya rata - rata. Tidak ada satupun yang merasa khawatir dengan nilai rata - rata tersebut karena merasa bahwa nilai tersebut masih bisa di terima, tetapi tidak bagi bebek. 


Kedua adalah kancil. Kancil adalah pelari yang hebat. Nilainya di mata pelajaran lari sangat sempurna. Namun di mata pelajaran berenang nilainya sangat buruk. Bahkan dia mengalami kram otot di kakinya karena usaha keras yang di lakukannya agar bisa berenang dengan hebat seperti bebek.


Ketiga adalah Tupai. Tupai sangat pandai memanjat dan melompat dari satu pohon ke pohon lainnya. Akan tetapi dia merasa frustasi di mata pelajaran terbang karena gurunya meminta dia agar tidak terbang dari atas pohon ke tanah akan tetapi dari tanah ke atas. Akibat dari kelelahan dan kram di kakinya membuat dia hanya mendapatkan nilai D pada mata pelajaran terbang dan nilai nya di kelas memanjat turun drastis menjadi C. 


Keempat adalah elang. Elang mempunyai kemampuan terbang yang sangat baik dan sempurna. Di kelas memanjat dia juga memperoleh nilai yang paling bagus diantara binatang yang lainnya. Elang adalah murid yang paling bermasalah dan sering terkena hukuman. Mengapa ? Karena elang selalu tidak patuh terhadap aturan. Dia selalu menggunakan caranya sendiri.


Dari cerita tersebut dapat kita simpulkan bahwa setiap orang mempunyai kelebihan dan kekurangannya masing - masing. Jangan memaksakan bawahan anda untuk satu posisi yang justru akan membuat dia merasa frustasi dan tidak berkembang. Setiap orang bisa memberikan kontribusi nya pada perusahaan sesuai dengan kemampuannya masing - masing. Anda bisa memberikan tantangan kepada bawahan anda untuk meninggalkan zona nyaman mereka dengan tetap mempertahankan zona kekuatan mereka masing - masing.

2. ELANG AKAN MERASA FRUSTASI

Ada sebuah ungkapan dalam dunia binatang," Seekor Harimau hanya akan berkumpul dengan Harimau, tidak mungkin berkumpul dengan Singa ". Hal ini juga berlaku pada Elang. Seekor Elang tidak akan mau atau suka jika harus satu kelompok dengan Bebek, Tupai dan Kancil. Dia tidak akan suka jika ada yang menghalangi keinginannya untuk terbang. Jika ini di biarkan lama kelamaan dia akan frustasi dan malas terbang. Jika ini terjadi maka itu adalah awal bencana buat dia. Mengapa bencana ? Karena terbang adalah kemampuan utamanya. Tidak ada binatang yang mempunyai kemampuan terbang seperti dia. Jika hasratnya untuk terus berlatih terbang hilang maka akan hilanglah apa yang menjadi kemampuan andalannya.

3. ANDA AKAN MERASA FRUSTASI

Tidak peduli sekeras apapun anda melatih, memberikan training dan motivasi kepada bawahan anda semua akan sia - sia saja. Mengapa ? Karena pada dasarnya semua berawal dari kesalahan dan ketidakpekaan anda untuk mempelajari dimana letak kemampuan terbaik bawahan anda. 

Seperti cerita diatas anda menyekolahkan bawahan anda, berharap dia akan mempunyai kemampuan di segala bidang yang nantinya akan memudahkan tugas - tugas anda. Ternyata harapan anda sia - sia bukan ? 

Akan lebih baik jika anda berusaha mengembangkan apa yang sekarang ini sudah di miliki oleh bawahan anda. Berikan dia training atau pelatihan yang sesuai dengan bidangnya agar kemampuannya terus berkembang. Ingat satu hal, seorang pemimpin yang berhasil adalah ketika bawahan yang di pimpinnya juga berhasil.

KESIMPULAN :

1. Menempatkan seseorang sesuai dengan kemampuannya sangat penting bagi seorang pemimpin.

2. Jangan berharap anak buah anda akan mahir di segala bidang karena pada dasarnya setiap orang mempunyai kelebihan dan kekurangannya masing - masing.

3. Menjadi seorang pemimpin yang sukses dan berhasil adalah ketika bawahan yang di pimpinnya juga berhasil.

Let's be a smart leader...!!!


Referensi :
  • Jhon C Maxwell " LEADERSHIP HANDBOOK"
  • Image pixabay
  • Copyright : www.tipsanda.tk





Blog Tips Saran dan Panduan: Belajar Membuat Kue ? Coba Empat Resep Simpel Beri...

Blog Tips Saran dan Panduan: Belajar Membuat Kue ? Coba Empat Resep Simpel Beri... : Belajar membuat kue Tipsanda.tk- Bagi mereka yang hob...