Tuesday, June 5, 2018

Tips Agar Tidak Kesepian Sebagai Pemimpin


ilustrasi gambar bos

Pernahkah anda bertanya kepada diri anda sendiri,  siapakah  saya ini ? Apakah saya  seorang Boss ataukah saya seorang Pemimpin ? Jika belum pernah, maka cobalah untuk bertanya dan cari tahu jawabannya.

Terdapat perbedaan antara gaya seorang Boss dan gaya seorang Pemimpin. Seorang Boss berkata, " Pergi " sementara seorang Pemimpin akan mengatakan, " Ayo pergi ".

Tujuan dari kepemimpinan adalah bagaimana cara membawa orang lain menuju ke puncak. Saat anda mengetahui bahwa tanpa bantuan dari anda seseorang tidak akan sampai ke puncak maka itu adalah satu hal yang sangat membanggakan pada diri anda.

Namun seringkali perasaan kesepian menghinggapi dan di rasakan oleh seorang Pemimpim  saat dia tengah berada di puncak jabatannya.  Kenapa demikian ? Karena dia merasakan bahwa ternyata tidak seorangpun yang mengikuti dia ke puncak. Pada akhirnya dia akan sendirian berada di puncak jabatan tanpa adanya teman. Lalu pertanyaannya adalah, apakah ada yang salah ? 

Jawabannya jelas ada yang salah dengan diri anda, karena anda mengambil jarak yang terlalu jauh dengan bawahan anda. Sebagai Pemimpin seharusnya anda membantu orang lain dalam hal ini bawahan anda untuk bersama - sama dengan anda menuju ke puncak. Ingat, tidak ada hal yang membedakan antara anda dengan bawahan anda kecuali masalah tanggung jawab.

Kemudian, bagaimana solusinya agar anda tidak merasa kesepian di puncak jabatan anda sekarang ? Berikut ini akan saya bagikan kepada anda tips bagi seorang pemimpin agar tidak merasakan kesepian saat berada di puncak keemasan. Tips ini saya kutip dari buku best seller karya Jhon C Maxwell " The Leadership Handbook ".  dan berikut ini adalah tips nya :

(1). Hindari Memimpin Berdasarkan Jabatan.

Kepemimpinan relasional sama pentingnya dengan kepemimpinan posisional. Seorang Pemimpin yang mengedepankan pendekatan relasional tidak akan pernah merasa kesepian, sebaliknya Pemimpin yang mengedepankan pendekatan posisional cenderung akan lebih mudah merasa kesepian.

Mengapa demikian ?

Karena seorang pemimpin relasional membina hubungan dan persahabatan dengan orang lain. Sementara seorang Pemimpin posisional justru mengedepankan gelar dan titel untuk membujuk atau memaksa bawahannya agar mematuhi perintahnya. Dia akan berkata, " Saya di atas dan kalian ada di bawah sana, jadi lakukan apa yang saya perintahkan ". Sebagai Pemimpin anda sepatutnya tidak meremehkan orang lain karena itu akan menimbulkan perpecahan antara bawahan dengan atasannya. 

Jadi kuncinya sederhana saja, buatlah orang lain menyukai anda, jalinlah hubungan dan yakinkan bawahan anda untuk mengikuti anda maka anda tidak akan merasa kesepian.

(2). Sadari Sisi Buruk Dari Kesuksesan Dan Kegagalan.

Kesuksesan bisa berbahaya bagi anda tetapi kegagalan pun bisa menjadi berbahaya juga bagi anda. jadi antara kesuksesan dan kegagalan keduanya bagaikan sisi mata pisau yang sama tajamnya. Pertanyaannya adalah bagaimana bisa sebuah kesuksesan bisa berbahaya bagi anda ? Bukankah setiap orang berusaha untuk menggapai kesuksesan dalam tujuan hidupnya ?

Realitas yang terjadi adalah setiap kali anda merasa diri anda sukses, maka anda akan mulai menarik diri anda dari mereka yang anda anggap kurang sukses. Anda mulai berpikir bahwa anda tidak perlu untuk melihat mereka dan merasa hal itu tidak ada gunanya. hanya buang - buang waktu saja.

Tetapi ironisnya adalah sebuah kegagalan ternyata juga bisa  mengakibatkan hal yang sama. Saat anda merasa kalau diri anda gagal maka anda secara perlahan akan mulai menarik diri anda untuk sebuah alasan lain. Kemudian anda berkata saya tidak ingin melihat mereka. bahayanya adalah kedua pemikiran yang ekstrem ini dapat menciptakan pemisahan yang sungguh tidak sehat dari orang lain.

(3). Pahami Bahwa Anda Berurusan Dengan Orang Lain.

Seorang Pemimpin yang baik harus mengetahui bahwa salah satu syarat untuk memimpin bawahan dengan baik adalah dengan mencintai mereka. Jika anda mengabaikan orang lain, maka anda tinggal sejengkal saja dari memanipulasi mereka, dan seorang Pemimpin yang baik tidak boleh melakukan itu.

(4). Percaya Sepenuhnya Pada Hukum Nilai Penting.

Tidak ada sebuah prestasi dari nilai yang nyata yang di capai oleh seseorang dengan bekerja sendirian. Orang yang bekerjasama dengan satu kesamaan visi adalah sebuah hal yang luar biasa. Pernahkah anda menonton sebuah Konser musik, dimana dalam satu kesempatan menampilkan dua orang penyanyi yang merupakan sama - sama bintang untuk kemudian bernyanyi secara duet ? 
Apa yang mereka kemudian lakukan ? Mereka akan mengesampingkan egodari dirinya, mengesampingkan kenyataan bahwa mereka adalah bintang kemudian secara bersama - sama berusaha menciptakan sebuah harmonisasi nada yang luar biasa. tanpa ada niat menonjolkan kemampuan diri masing - masing, maka hasilnya adalah sebuah musik yang benar - benar indah. Itu adalah hasil dari sebuah kerjasama, dan itu lebih bernilai karena melibatkan orang lain pada proses mencapainya.

Demikianlah tips agar sebagai seorang Pemimpin anda tidak merasa kesepian saat berada di puncak jabatan anda. Sekali lagi, jika anda adalah seorang Pemimpin dan anda merasa terisolasi di puncak berarti melakukan sesuatu yang tidak benar. Kesepian yang di rasakan seorang Pemimpin adalah pilihan. Maka anda harus memilih apakah anda akan melakukan perjalanan sendiri atau melakukan perjalanan bersama - sama dengan bawahan anda. And that is your choice...!!!

Semoga bermanfaat untuk anda.

Salam sukses untuk anda...!!!

Referensi :
The Leadership Handbook by Jhon C . Maxwell ( MIC Publising )
www.tipsanda.tk
image by pixabay







Blog Tips Saran dan Panduan: Belajar Membuat Kue ? Coba Empat Resep Simpel Beri...

Blog Tips Saran dan Panduan: Belajar Membuat Kue ? Coba Empat Resep Simpel Beri... : Belajar membuat kue Tipsanda.tk- Bagi mereka yang hob...