Saturday, May 19, 2018

Tips Menahan Emosi menurut Psikologi & Tuntunan Agama Islam


ilustrasi gambar emosi

Allah SWT menciptakan manusia dalam bentuk yang terbaik ( sempurna ). Allah SWT berfirman dalam surah Attin ayat 4 yaitu sebagai berikut :

Selain memberikan nafsu Allah SWT juga memberikan akal kepada manusia, sehingga dengan akal itulah yang membedakan manusia dengan mahluk ciptaanNYA yang lain.

Karena memiliki akal maka manusia juga mempunyai kemampuan untuk mengendalikan emosi nya. Namun tentu di perlukan tekhnik - tekhnik khusus agar kita bisa mengendalikan emosi kita agar tidak berlebihan dan pada akhirnya akan membuat kita menyesal di kemudian hari.

Berikut ini beberapa cara atau tips agar kita bisa mengontrol dan menahan emosi kita, baik secara psikologi maupun menurut ajaran agama Islam.

Tips menahan emosi menurut ilmu psikologi antara lain :

1. Saat marah / emosi cobalah untuk berdiam diri sejenak.

Langkah pertama untuk menahan emosi atau marah adalah dengan diam. Bagaimana bisa diam saat emosi tengah membara ? Mungkin sebagian orang merasa ini adalah cara yang konyol dan tidak masuk akal. Tapi anda harus percaya bahwa dengan diam sejenak, anda telah memberikan waktu sejenak kepada otak anda untuk sedikit berpikir. Cobalah saran dari mantan presiden Amerika Serikat Thomas Jefferson ini, mulailah berhitung dari satu sampai sepuluh. Ini akan sedikit membantu anda untuk menguasai keadaan dan tidak kehilangan logika.


2. Langkah kedua cobalah untuk menenangkan diri anda.

Jika di lihat dari teori analisis dan prespektif manajemen, marah atau emosi mempunyai tiga macam siklus yakni : adanya faktor pemicu marah / emosi, ledakan emosi dan setelah ledakan emosi terjadi. Dengan adanya siklus ini anda akan bisa mencari solusi yang tepat dan cepat dan di saat yang tepat. Anda bisa mencoba menghela nafas sejenak, menghirup nafas dalam - dalam dan paling penting cobalah mengalihkan perhatian anda pada hal yang lain.

3. Langkah ketiga, cobalah memberikan empati, kenali situasi.

Kadang - kadang emosi dan kemarahan kita di sebabkan oleh sebuah kesalahpahaman atau bahkan masalah yang sangat sepele. Mengenali situasi amat sangat di butuhkan supaya kita tidak terjebak dalam situasi yang semakin parah. Cobalah untuk melihat dalam dua sisi yang berbeda. Anda coba menempatkan diri anda dalam perspetif lawan anda. Bagaimana itu bisa terjadi ?
Misalnya karena dia sangat terburu - buru karena sesuatu hal yang sangat kritis dan penting menyebabkan dia kurang waspada di jalan dan menyebabkan senggolan dengan mobil anda. Dengan mengenali situasi lawan kita dan sedikit rasa empati maka itu akan membuat kadar emosi kita turun.

4. Langkah ke empat, cobalah untuk membuat diri anda tersenyum.

Tersenyum saat kita sedang emosi ? Serius ? Memangnya bisa ? Bisa, caranya adalah dengan mencoba menipu diri anda sendiri. Semarah apapun anda, anda bisa mencoba untuk tersenyum. Mungkin akan terlihat jelek wajah anda, tapi percayalah dengan sedikit saja anda tersenyum maka emosi anda perlahan akan turun dan stabil.

5. Selanjutnya, Cobalah untuk berbagi dengan orang yang dapat anda percaya, lalu ceritakan masalah anda kepadanya.

Menceritakan masalah kepada orang lain yang terpercaya bisa membuat beban anda berkurang. Bisa saja anda tidak mendapatkan solusi dari orang tersebut, tetapi dengan menceritakan masalah anda kepadanya, itu akan meringankan beban pikiran anda. Jika tidak ada orang yang anda percayai, ada baiknya anda mencoba untuk konsultasi dengan psikiater. Seorang psikiater  akan terikat dengan kode etik, sehingga anda tidak perlu khawatir bahwa cerita anda akan di ceritakan kembali ke orang lain olehnya.

6.Langkah berikutnya, cobalah untuk introspeksi diri anda sendiri.

Bisa jadi apa yang menjadi penyebab marahnya anda adalah diri anda sendiri.
Jangan takut untuk mengakui kesalahan jika memang kesalahan berasal dari diri anda. Kadang anda hanya terjebak dalam harga diri, yang pada akhirnya membuat anda tidak mau mengakuinya. 

7.Langkah berikutnya, cobalah untu mengalihkan pikiran anda. 

Saat marah atau emosi datang anda bisa mengalihkan pikiran anda ke hal lain, misalnya kenangan lucu anda ,dan lain - lain. Hindarkan pikiran anda terhadap masalah yang sedang terjadi karena itu akan membuat emosi anda kembali meningkat.

8. Langkah berikutnya, cobalah berpikir logis dan tidak emosional.

Ini hal yang sulit, anda pasti berpikir seperti itu bukan ? Itulah tantangan buat anda. Yang di maksud dengan berpikir logis adalah mencoba dan mempertimbangkan  apakah sebuah keuntungan atau sebuah kerugian yang akan anda dapatkan jika emosi anda tidak bisa di kendalikan. Ini cukup efektif untuk membuat emosi anda turun.

9. Langkah selanjutnya, cobalah untuk melakukan meditasi.

Meditasi terbukti cukup ampuh untuk mengontrol emosi anda. Anda bisa mencoba untuk melakukannya. Anda bisa melakukannya di malam menjelang tidur atau pun pagi hari. Lakukan meditasi yang paling simple saja, misalnya dengan duduk bersila dan fokus kan pikiran anda atau sambil berbaring santai juga bisa. Anda bisa coba sambil mendengarkan alunan musik lembut yang membuat anda rileks.

10. Selanjutnya, cobalah  belajar mengenal mengenai emosi / marah.

Kenali perasaan marah dengan baik, jika perasaan marah datang maka anda akan dengan  mudah mengenalinya. Anda tidak akan di kuasai oleh  amarah yang berlebihan dan tidak terkontrol.

11. Berikutnya, cobalah memikirkan Solusi singkat dan tepat.

Pahami bahwa setiap masalah mempunyai solusinya masing - masing. Cobalah untuk menyendiri, dan pikirkanlah sebuah solusi yang singkat namun tepat untuk masalah anda.

12. Selanjutnya, anda bisa mengungkapkan marah anda dengan jujur.

Dengan demikian anda tidak akan melukai perasaan orang lain. Anda bisa menyampaikan pendapat pribadi anda dan mengungkapkan rasa marah serta emosi anda dengan jujur.

13. Berikutnya, cobalah untuk memikirkan dampak negatif jika anda marah.

Emosi dan marah yg tidak terkontrol pasti akan mendatangkan penyesalan pada akhirnya nanti. Dengan memikirkan hal itu maka anda tidak akan mencaci orang, memukul orang tanpa alasan yang jelas. Bahkan anda bisa saja merusak barang - barang milik anda sendiri. Jika itu terjadi, terus siapa yang rugi ? Anda bukan ?

14. Langkah berikutnya, cobalah memaafkan dan melupakan apa yang telah terjadi.

Masalah yang belum tuntas bagaikan api di dalam sekam, suatu saat akan muncul dan meledak kembali. Karena itu penting untuk mengakhiri sebuah masalah dan menutupnya rapat - rapat. Kuncinya adalah anda hanya perlu memaafkan dan melupakannya.

15. Langkah selanjutnya, rajin - rajinlah berolahraga.
Anda bisa meluapkan emosi yang anda miliki dengan cara berolahraga. Misalnya saja berjalan kaki, berenang, lari, sepak bola, dan lainnya yang anda sukai. Jenis olahraga apapun yang dilakukan akan membuat zat-zat kimia dalam otak terstimulasi yang akhirnya membuat lebih rileks dan tenang. Selain itu olahraga juga akan membuat syaraf yang tadinya tegang menjadi lentur. Cara ini juga terbukti sangat - sangat efektif bahkan hampir semua orang merekomendasikannya.

16.Langkah selanjutnya cobalah untuk membaca.

Kegiatan membaca juga terbukti efektif untuk mengendalikan emosi dan marah. Anda bisa membaca buku - buku tentang kesabaran, kisah atau cerita - cerita lucu sehingga membuat otak anda rileks.

Selanjutnya saya akan share bagaimana tips menahan amarah dalam agama Islam sebagai berikut :

(1). Membaca Ta'awudz

Bacaan ta'awudz yaitu : 



(2). Diam dan jaga lisan

Sama dengan tips secara psikologi bahwa diam dan menjaga lisan sangat di anjurkan untuk menahan emosi yang berlebihan.

(3). Ambilah posisi yang lebih rendah

Maksudnya adalah, ketika anda marah sambil berdiri maka cobalah untuk duduk, maka emosi anda akan berkurang. Jika dengan duduk pun emosi anda masih tinggi maka cobalah sambil berbaring.

(4). Segera berwudhu ataupun mandi

Hal ini terbukti sangat ilmiah karena air adalah unsur yang bisa membuat hati menjadi sejuk dan damai. Setelah berwudhu atau mandi bisa di lanjutkan dengan shalat sunah dua rekaat.

Demikianlah pembahasan artikel mengenai tips menahan amarah secara psikologi dan secara agama Islam.
Semoga semakin menambah wawasan anda.

Wassalam

Referensi :
www.dosenpsikologi.com
www. belajarislamnow.blogspot.com
www.tipsanda.tk






Blog Tips Saran dan Panduan: Belajar Membuat Kue ? Coba Empat Resep Simpel Beri...

Blog Tips Saran dan Panduan: Belajar Membuat Kue ? Coba Empat Resep Simpel Beri... : Belajar membuat kue Tipsanda.tk- Bagi mereka yang hob...