About us

About us

November 06, 2018 0

Assalamui'alaikum Warahmatullahi Wabarakaatuh


Selamat datang di Blog saya www.tipsanda.tk. Blog ini lebih memfokuskan kepada informasi, tips, saran dan juga panduan mengenai apa yang di butuhkan oleh anda semua.

Tujuan dari Blog ini saya tulis adalah sebagai sarana dalam  memberikan Informasi dan juga refferensi buat teman - teman semua sehingga bisa memberikan manfaat seperti yang saya harapkan.

Saya menyadari bahwa blog saya ini masih jauh dari kata lengkap apalagi sempurna, ini karena saya juga dalam tahap terus belajar dalam membuat blog secara baik dan benar.

Untuk itu komentar dan saran sangat kami harapkan dari teman - teman semua terhadap artikel yang saya posting demi perbaikan di masa mendatang.


Teman - teman bisa kontak saya via :

Tlpn/WA : 081287155326

Email : pramonosutrisno@gmail.com & pramonosutrisno@yahoo.com


Demikian penjelasan dari blog yang saya bangun ini, semoga bermanfaat untuk anda dan teman - teman semua.

Wassalamu'alaikum Waramatullahi Wabarakaatuh.

Tips Aman Melewati Perlintasan Kereta Api

November 03, 2018 0

gambar kereta api, sumber:pixabay
Sebagai salah satu mode transportasi massal yang mampu menampung dan mengangkut banyak penumpang dalam satu kali perjalanan adalah kereta api. Di Indonesia sendiri kereta api merupakan mode transportasi yang  banyak di gunakan oleh penduduknya. Selain ongkosnya yang terjangkau oleh mereka, jaminan tepat waktu sampai ke tempat tujuan adalah alasan yang pokok yang mereka sampaikan. Hal ini wajar saja karena mode transportasi kereta api ini bebas macet.
Namun demikian ternyata infrastruktur penunjang keselamatan yang ada belum sepenuhnya ada dan terjamin. Sebagai contoh banyaknya persilangan jalan raya dengan rel kereta api yang belum di pasang palang pintu otomatis. Hal ini tentu sangat membahayakan bagi masyaakat termasuk saya dan juga anda. Edukasi kepada masyarakat juga belum maksimal sehingga kita sering mendengar terjadinya kecelakaan di banyak pintu dan persilangan kereta api yang melibatkan kereta api dengan kendaraan lain terutama mobil.
Salah satu penyebabnya adalah banyak masyarakat yang belum atau tidak mengetahui betapa berbahayanya jika kita menerobos persilangan tersebut di saat kereta api hendak melintas. Mengapa berbahaya ? Hal tersebut karena mesin kendaraan kita bisa mati mendadak ketika berada di atas rel kereta di saat kereta api hendak melintas.
Berikut ini adalah penjelasan singkat secara teknis dan ilmiah mengapa kendaraan kita seperti sepeda motor dan mobil seringkali mati mendadak ketika ada kereta api hendak melintas, yaitu :

Penjelasan Secara  Teknis 
Di dalam lokomotif kereta api terdapat komponen boggie (roda kereta) dimana komponen utama dari boggie ini adalah dinamo. Sementara itu di dalam dinamo sendiri terdapat unsur magnit yang cukup besar. Sebagai contoh jika lokomotif tersebut adalah seri CC maka itu berarti terdapat tiga buah rangkaian boggie (enam buah dinamo besar). Hal ini  akan berdampak pada rel kereta yang kita semua ketahui terbuat dari baja dan dapat menghantarkan medan magnet sejauh 1KM dari lokomotif tersebut.
Ilustrasi roda kereta api, sumber : pixabay
Pada saat kendaraan apakah sepeda motor atau mobil melintasi rel kereta api biasanya akan menurunkan kecepatan atau dengan kata lain menggunakan kecepatan rendah. Jika pengendara tidak segera memindahkan gigi transmisi mesin ke yang lebih rendah maka putaran mesin dinamo kendaraan bermotor dan koil yg ada dapat seketika mati mendadak. Mengapa ? Karena akibat faktor dari adanya medan magnit boggie kereta api yg di hantarkan oleh rel kereta api tersebut. Oleh karena itu kita selalu melihat petugas penjaga perlintasan kereta api selalu menutup pintu perlintasan sebelum kereta api mendekati perlintasan tersebut (kurang lebih berjarak -+ 3 Km). Bilamana ada pengemudi yang tetap menerobos atau memaksakan diri melintasi rel kereta api yg berjarak kurang dari 1 Km akan mengakibatkan mesin dinamo dan koil mobil yang sudah  lemah bisa mendadak mati. Sangat berbahaya bukan ?
Bilamana hal ini terjadi pada kita maka satu - satunya jalan adalah segera turun dan keluar dari mobil anda, karena mesin mobil anda akan sulit untuk di stater kembali.
perlintasan kereta api, sumber:pixabay

Tips Aman Bagi Anda
Jika anda hendak melewati dan melintas di jalur persimpangan kereta api maka sangat di sarankan dan di anjurkan untuk tetap memaksa  melintasi rel kereta api tersebut bilamana sudah terlihat adanya kereta api yang walaupun mungkin  masih berjarak 1 Km dari perlintasan sebidang tersebut. Hal ini adalah demi keselamatan anda, karena perlu anda Ingat dan ketahui bahwa kereta api tidak bisa mengerem  secara mendadak  seperti sepeda motor atau mobil. Hal ini karena roda dan rel terbuat dari baja sehingga sangat minim dan bahkan tidak ada friksi sama sekali. Ingat rata rata sebuah rangkaian kereta api baru akan berhenti sejauh 800 meter setelah di lakukan pengereman.
Lebih baik anda kehilangan waktu 1 Menit daripada anda kehilangan nyawa dalam 1 menit.

Referensi:
Di rangkum dari berbagai sumber
Image by Pixabay

Tiga (3) Jenis Kesalahan Dalam Mengatur Diri Sendiri

July 21, 2018 0

(Sumber : pixabay)
Tipsanda.tk - Kadang - kadang kita sering menyia-nyiakan waktu dengan melakukan sebuah kegiatan yang mendatangkan sedikit hasil atau bahkan nol hasil positif bagi kemajuan kita. Saat kita melakukan hal tersebut pada dasarnya kita telah menyia-nyiakan kehidupan kita dan memboroskan potensi diri kita. Ketika hal ini terjadi pada anda yang notabene adalah seorang pemimpin maka selain anda menyakiti diri anda sendiri maka anda telah menyia-nyiakan potensi bawahan anda.
Menurut pakar kepemimpinan Jhon C. Maxwell setidaknya ada tiga (3) kesalahan yang membuat anda tidak handal dalam mengatur diri anda, yaitu :


1. Anda Meremehkan Potensi Diri Anda Dengan Melakukan Yang Orang Lain Inginkan.

(Sumber : pixabay)
Seorang penyair Carl Sandburg mengatakan, " Waktu adalah koin paling berharga dalam hidup anda ". Anda dan hanya anda seorang yang menentukan bagaimana koin tersebut akan anda habiskan. Kadang anda terlalu sibuk melakukan sesuatu hal padahal itu tidaklah efektif. Anda berusaha memenuhi ekspektasi orang lain dan melupakan bakat anda sendiri. 
Sebagai seorang pemimpin anda pastilah ingin membuat sebuah perbedaan. Hal tersebut bisa terwujud hanya jika anda melakukannya sesuai dengan bakat anda. Anda harus berpikir bahwa anda bisa memberikan sebuah kontribusi nyata untuk perusahaan dengan keunikan bakat anda sendiri. Ingat, waktu anda terbatas jadi manfaatkanlah sebaik mungkin. Jangan biarkan orang lain mempengaruhi anda dan memaksa anda untuk mengikuti ekspektasi mereka. Itu adalah kata kunci jika anda ingin menjadi seorang pemimpin yang efektif.

2. Anda Menghancurkan Efektifitas Diri Anda Dengan Melakukan Hal - hal Yang Tidak Penting.

(Sumber : pixabay)
Pernahkah anda mendengar 
perkataan seperti ini, " Saya sangat sibuk ". Pertanyaannya adalah sesibuk apa diri anda ? 
Henry David Thoreau, seorang penulis esay pernah menulis, " Tidak cukup dengan hanya menjadi sibuk ". Apakah semua pekerjaan yang anda lakukan semuanya urgent dan mendesak ? Tidak bukan ?

Satu hal yang penting anda ingat, jangan hanya bekerja keras tetapi cobalah bekerja cerdas. Buatlah skala prioritas pada tugas - tugas anda. Anda bisa memulainya dengan menuliskan skala prioritas sebagai berikut :

  • Tugas mendesak
  • Tugas sangat penting
  • Tugas penting
  • Tugas berguna
  • Tugas kurang penting
Setelah membuat skala prioritas tersebut maka anda bisa mulai mengerjakan tugas sesuai dengan urutan nya. Tugas yang harus segera di kerjakan adalah tugas mendesak dan tugas terakhir yang harus anda selesaikan adalah tugas yang tidak penting.
Anda bisa membagi dan menentukan tugas mana yang hari ini harus diselesaikan, tugas mana yang besok, lusa, minggu ini, minggu depan dan seterusnya. 

Dengan skala prioritas tersebut maka anda tidak selalu harus sibuk setiap hari seolah - olah tugas yang di berikan kepada anda harus diselesaikan hari ini semuanya. Ujung - ujiungnya anda bahkan tidak punya waktu untuk belajar hal lainnya.

3. Anda Mengurangi Potensi Diri Dengan Melakukan Suatu Hal Tanpa Bimbingan Atau Pelatihan.

(ilustrasi Training, sumber:pixabay)
Robert Zemsky dan Susan Shaman,  dua orang peneliti dari universitas Pensylvania USA telah melakukan riset terhadap 3000 perusahaan di Amerika. Hasilnya mereka menemukan fakta bahwa kenaikan belanja modal sebesar 10% hanya mampu meningkatkan produktivitas sebesar 3,9%. Disisi lain kenaikan yang sama untuk biaya pelatihan sebesar 10% mampu meningkatkan produktivitas sebesar 8,5%. 
Dari data tersebut dapat kita simpulkan bahwa pelatihan dan training mampu meningkatkan skill karyawan sehingga membuat produktivitas mereka juga meningkat. Jadi, jika anda ingin memanfaatkan waktu anda seefektif mungkin maka anda perlu mencari orang yang dapat membantu anda untuk meningkatkan kemampuan anda dan karyawan anda.

Ingat satu hal, mengerjakan sesuatu hal tanpa pelatihan dan training sebelumnya hanya menghambat anda dalam mengeluarkan potensi di dalam diri anda dan hasilnya ? Sangat mudah di tebak pasti tidak akan maksimal. 
Kesimpulan :
  • Waktu adalah koin paling berharga dalam hidup anda ". Anda dan hanya anda seorang yang menentukan bagaimana koin tersebut akan anda habiskan. Jangan biarkan orang lain menghabiskan koin milik anda.
  • Satu - satunya yang lebih buruk daripada melatih karyawan dan kehilangan mereka adalah tidak melatih dan mempertahankan mereka.
Demikian tiga kesalahan dalam mengatur diri sendiri. semoga berguna dan bermanfaat untuk anda.

Reff :

  • Jhon C Maxwell " Leadership Handbook "
  • www.tipsanda.tk
  • Image by pixabay


Tips Resep Mengubah Kegagalan Menjadi Keberhasilan

July 18, 2018 0
kegagalan vs sukses, sumber:pixabay
Tipsanda.tk-Tidak ada satupun manusia yang tidak pernah berbuat kesalahan, baik kesalahan kecil atau kesalahan besar. Pertanyaannya adalah bukan terletak pada berapa kali anda membuat kesalahan, tetapi berapa kali anda mengulangi kesalahan yang sama ?
Jika anda ingin belajar bagaimana cara mengubah kesalahan atau kegagalan anda menjadi sebuah keuntungan atau kesuksesan maka anda bisa mencoba untuk melakukan lima (5) tips resep berikut ini :

1. Akui Kesalahan Dan Kelemahan Anda


ilustrasi salah, sumber :pixabay
Tidak semua orang mau membuka dan mengakui kesalahannya didepan orang lain. Kenapa ? Karena dia ingin terlihat tangguh dan percaya diri didepan orang lain. Bagi seorang pimpinan di perusahaan dia ingin terlihat tangguh dan tanpa cacat didepan karyawan atau bawahannya.
Dan apakah anda menyadari jika perilaku tersebut adalah cara yang salah ? Mengapa ? Karena anda memimpin karyawan anda hanya berdasarkan pada ASUMSI anda. Maksudnya adalah anda mengira bahwa karyawan atau bawahan anda tidak mengetahui kelemahan anda. Ini adalah asumsi yang salah dan menyesatkan. Percayalah karena pada dasarnya karyawan atau bawahan anda sebenarnya mengetahui kelemahan anda. Jika pada akhirnya anda mengakui kesalahan anda, mereka tidak akan terkejut. Mereka mungkin hanya akan saling berbicara satu dengan yang lain sambil berkata, "Wow, akhirnya Bos kita tahu kesalahannya". Dan pada detik itu juga tidak ada gunanya lagi berpura-pura.
Anda tidak akan pernah bisa meningkatkan kualitas anda sebagai pemimpin jika anda terlalu sibuk berpura-pura. Langkah paling awal untuk mengantisipasi kesalahan dan bagaimana anda belajar dari kesalahan itu adalah dengan cara memandang diri anda secara realistis dan mengakui kesalahan anda.

2. Menerima Kesalahan Sebagai Harga Kemajuan


Ilustrasi kesalahan, sumber : pixabay
Jika anda adalah orang yang ingin kemajuan pada diri anda maka anda harus mulai belajar bagaimana menghadapi kegagalan dan bagaimana cara menerimanya. Tidak ada manusia yang sempurna, setiap orang pasti melakukan kesalahan. Jadi mulailah terbiasa menghadapi sebuah kegagalan karena hal itu adalah bagian dari sebuah proses menuju kesuksesan. Tidak ada gunanya anda menyalahkan diri anda sendiri atas kegagalan yang terjadi, tetapi belajarlah dari kesalahan kemudian lanjutkan hidup anda.

3. Belajar Dari Kesalahan Anda


(sumber:pixabay)
William Saroyan, seorang penulis pernah mengatakan, "Orang baik menjadi lebih baik karena mereka menjadi lebih bijaksana setelah mengalami kegagalan".
Seperti halnya dalam dunia sains, sebuah kegagalan selalu menjadi pendahuluan dari sebuah penemuan kebenaran.
Ketika kegagalan terjadi, ada dua (2) macam respon yang biasanya terjadi, yaitu :

  • Menjadi ragu-ragu dan rendah diri.
  • Mengakui kesalahan, belajar dari kesalahan tersebut sehingga menjadi lebih baik.
Anda bisa saja lari dari kesalahan, tetapi anda pasti akan mengulangi kesalahan tersebut di lain waktu, lagi dan lagi.
Sebaliknya jika anda menerima kesalahan tersebut dan belajar dari hal itu maka anda akan menjadi lebih unggul di kemudian hari dan tidak akan mengulangi kesalahan yang sama nantinya.

4. Tanya Pada Diri Anda Dan Orang Lain, "Apakah Ada Yang Terlewat ?".


sumber : pixabay
Mengambil sebuah keputusan dari apa yang anda ketahui itu mudah. Tapi anda harus ingat, selalu saja ada hal - hal lain yang tidak anda ketahui. Disinilah pentingnya anda bertanya, baik kepada diri anda sendiri ataupun orang lain. Dengan pertanyaan tersebut maka anda akan memperoleh beragam jawaban, karena setiap orang mempunyai gagasan atau sudut pandang yang berbeda. Ini akan membantu anda untuk melengkapi apa yang telah anda lewatkan. 

5. Memberikan Izin Kepada Orang Di Sekitar Anda Untuk Bertanya


ilustrasi bertanya, sumber:pixabay
Jika seorang pemimpin tidak pernah mendapatkan masukan dari anggota tim atau bawahannya, maka hal itu bisa berakibat buruk dan menjadi bencana di kemudian hari.
Anda sebaiknya mempunyai bawahan yang mau mengingatkan anda, menepuk bahu anda dan berkata, " Apakah ini cara terbaik ?". 
Dalam banyak kasus sering terjadi bahwa bawahan anda telah mengidentifikasi adanya potensi bahaya atas keputusan dan kebijakan anda, namun karena rasa hormat mereka pada anda maka mereka memilih untuk tidak mengatakannya. Jika saja anda mengetahui hal itu maka anda pasti akan memilih lebih baik untuk tidak dihormati pada saat itu sehingga mereka mengatakan potensi bahaya tersebut.
Mengatakan sebuah saran kepada anda disaat semua hal buruk telah terjadi sudah tidak ada gunanya. Yang anda butuhkan adalah adanya bawahan anda yang mau memberi masukan dan mengingatkan anda di awal kebijakan yang anda ambil tersebut. Jadi berikan kesempatan dan ijin kepada bawahan anda untuk bertanya kepada anda.

KESIMPULAN :

  • Berbicara tentang kesuksesan, masalahnya bukan terletak pada berapa banyak kesalahan yang anda buat, tetapi berapa kali anda mengulangi kesalahan yang sama.
  • Orang yang ingin maju harus belajar melihat sebuah kegagalan sebagai sebuah harga yang tak terhindarkan dari sebuah proses menuju puncak.
  • Orang baik akan menjadi lebih baik dan menjadi lebih bijaksana setelah mengalami kegagalan.
  • Bila kita memulai sesuatu dengan kepastian maka akan berakhir dalam keraguan, tetapi jika kita memulai sesuatu dengan keraguan maka akan berakhir dengan kepastian.
Demikianlah pembahasan tips resep mengubah kegagalan menjadi keberhasilan. Semoga setelah membaca artikel ini dapat menambah semangat dan motivasi anda menuju puncak kesuksesan.

Refferensi :

  • "LEADERSHIP HANDBOOK" by Jhon C Maxwell.
  • www.tipsanda.tk
  • Image by pixabay

Tips Cara Menemukan Zona Kekuatan Diri

July 16, 2018 0

Ilustrasi kualitas diri, sumber:pixabay
Tipsanda.tk-Samuel Jhonson, seorang penyair dan penyusun kamus asal Inggris pernah mengatakan," Hampir setiap orang membuang sebagian hidupnya untuk menampilkan kualitas yang tidak dia miliki ". Jika anda tidak mempunyai gambaran tentang bakat yang seharusnya anda miliki, maka anda berada dalam masa - masa yang sulit. Anda harus berusaha untuk menemukan dan mengembangkan jati diri anda agar anda mengetahui zona kekuatan diri anda sendiri. 
Pada postingan kali ini saya akan share beberapa saran yang dapat membantu anda untuk menemukan zona kekuatan diri anda, yang saya kutip dari buku karya Jhon C Maxwell " Leadership Handbook ". 

Berikut ini adalah saran - saran tersebut :



1. Bertanyalah kepada bawahan anda " Apakah sudah benar yang saya lakukan selama ini "?

Ilustrasi bertanya, sumber:pixabay
Ada perbedaan pandangan dan pertanyaan bagi orang yang ingin mencapai potensi mereka. Orang yang menemukan potensi mereka akan bertanya, " Apakah saya melakukannya dengan baik ?", dan bukan malah balik bertanya, " Apakah yang saya lakukan  selama ini sudah benar ?".
Pertanyaan pertama adalah tentang bakat, sedangkan pertanyaan kedua adalah tentang moral. Anda sebaiknya melakukan hal yang benar, Namun melakukan hal yang benar belum tentu menunjukkan apa bakat anda.


2. Jadilah spesifik

Ilustrasi bakat, sumber:pixabay

Ketika anda berusaha mencari dimana dan apa sebenarnya bakat anda, maka terkadang pandangan anda terlalu luas.
Peter Drucker, seorang bapak Manajemen modern mengatakan, " Ini bukanlah tentang orang melakukan hal - hal buruk, tetapi bagaimana orang - orang melakukan perbuatan baik ". 
Kekuatan terletak pada hal yang spesifik. Semakin spesifik anda menentukan bakat anda maka kekuatan anda juga akan terlihat. Seringkali anda berpikir bahwa dengan menguasai banyak hal itu akan semakin baik. Hal tersebut tentu bukan sesuatu yang buruk karena itu akan memperluas jaringan dan kesempatan anda. Tetapi ketika membicarakan kekuatan diri anda, akan sangat baik jika anda berusaha mengembangkan satu bakat yang sesuai dengan kekuatan anda. Dengan anda menemukan bakat anda tersebut, maka anda sebenarnya sudah berada di bagian pinggirnya, langkah anda selanjutnya adalah berusaha bagaimana anda bisa berada di tengah - tengah potensi dan bakat anda tersebut. Saat anda berhasil maka disitulah kekuatan diri anda yang sesungguhnya akan muncul.


3. Simak pujian dari orang lain.

Ilustrasi pujian, sumber:pixabay

Seperti yang pernah saya tulis di artikel saya sebelumnya, bahwa menyimak adalah hal penting yang harus dilakukan oleh seorang pemimpin yang baik.
Bagaimana kita menyimak pujian yang di berikan oleh orang lain kepada kita ? Kadang kita berpikir bahwa pencapaian kita bukanlah sesuatu hal yang istimewa, karena orang lainpun bisa melakukannya. Kenyataannya ? Belum tentu, karena itu kita patut mensyukurinya. 

Saat anda berhasil di suatu bidang, orang - orang mungkin akan mendatangi anda dan melayangkan pujian kepada anda. Tidak jarang pujian tersebut disertai dengan saran kepada anda. Dengan pujian itu anda seharusnya berpikir bahwa di situlah ternyata kekuatan anda. Anda harus berpikir bagaimana caranya mengembangkan lagi bidang tersebut yang menjadi kekuatan anda. Pikirkan dengan baik saran dari orang - orang tersebut karena mereka ingin melihat diri anda lebih baik lagi.


4. Menyelidiki persaingan

Ilustrasi persaingan,sumber:pixabay
Anda tentu tidak ingin menghabiskan waktu anda untuk membandingkan diri anda dengan orang lain bukan ? 
Jack Welch, mantan CEO GE mengatakan, " Jika anda tidak punya daya saing, jangan bersaing ". Orang tidak akan membayar diri anda untuk sesuatu yang biasa saja. Jika anda merasa tidak berbakat melakukan sesuatu dengan lebih baik, hindari persaingan dan fokuslah pada hal yang lain.
Sedikit gambaran untuk mengetahui dimana posisi anda dalam persaingan, coba tanyakan pada diri anda pertanyaan berikut ini :
  • Apakah orang lain melakukan yang saya lakukan ?
  • Apakah mereka melakukannya dengan baik ?
  • Apakah mereka melakukannya dengan baik ?
  • Bisakah saya menjadi lebih baik daripada mereka ?
  • Jika saya menjadi lebih baik, bagaimana hasilnya nanti ?
  • Jika saya tidak menjadi lebih baik, bagaimana hasilnya nanti ?
Jawaban untuk pertanyaan terakhir adalah : Anda kalah.
Kenapa ? Karena kompetitor anda berusaha berada pada zona kekuatan sedangkan anda tidak.
Kuncinya adalah temukan keunikan pada diri anda dan kembangkanlah. Itu akan menjadi kekuatan anda.

KESIMPULAN :
Apa yang membedakan diri saya dengan mereka ? Apakah saya bisa lebih baik daripada mereka.
Ketahuilah, anda mungkin tidak akan bisa lebih baik daripada mereka tapi anda masih mungkin tampil beda daripada mereka. Fokuslah pada keunikan diri anda, dan kembangkanlah. Itulah zona kekuatan diri anda.

Demikianlah pembahasan mengenai cara mengetahui zona kekuatan diri, semoga bermanfaat untuk anda.

Reff :
  • Jhon C Maxwell " Leadership Handbook "
  • Image by pixabay
  • www.tipsanda.tk

Tips Cara Menjadi Pemimpin Yang Sukses

July 15, 2018 0
Ilustrasi Pemimpin,sumber:pixabay
Tipsanda.tk-Menjadi seorang pemimpin yang sukses adalah keinginan, cita - cita , harapan dan mimpi dari hampir semua pekerja, termasuk saya dan juga anda. Dibutuhkan kerja keras dan semangat yang tinggi agar cita - cita tersebut bisa terwujud nyata dan bukan hanya sebatas mimpi saja.
Berikut ini saya akan share kepada anda  yaitu tips mengenai lima (5) hal dan aspek yang harus anda lakukan agar anda bisa menjadi seorang pemimpin yang sukses.
Kelima hal tersebut adalah :


1. JANGAN PERNAH BERHENTI BELAJAR ( NEVER STOP LEARNING )

Ilustrasi buku pelajaran, sumber:pixabay
Aspek atau langkah pertama yang harus menjadi perhatian anda adalah jangan pernah berhenti belajar. 
Tidak ada kata cukup untuk belajar dan menuntut ilmu, karena sepanjang hidup manusia pada hakekatnya adalah belajar.
Belajar juga tidak mengenal batasan usia, karena belajar adalah hak masing - masing individu yang tidak boleh dibatasi.
Bagi anda yang notabene adalah seorang karyawan, maka anda perlu belajar hal - hal baru, cara baru, metode baru dan sebagainya agar bisa meningkatkan level kompetensi anda. Jika itu tidak anda lakukan maka percayalah bahwa anda akan terlindas dan kalah dalam persaingan tenaga kerja.
Jika anda sekarang ini menduduki posisi sebagai Supervisor maka anda juga harus belajar mengasah ketrampilan dan kemampuan manajerial anda, karena satu step jabatan di atas anda adalah Manager. Anda harus mulai mengenal dan mempelajari bagaimanakah tugas dan wewenang seorang Manager, agar supaya ketika ada kesempatan promosi bagi anda maka anda sudah sangat siap menerimanya.

2. PERCAYA PADA DIRI ANDA SENDIRI (TRUST YOUR SELF)


Ilustrasi percaya diri, sumber:pixabay
Aspek atau langkah kedua yang harus anda perhatikan adalah anda harus yakin dan percaya diri pada kemampuan anda. Keyakinan pada diri sendiri akan membuat  anda bersemangat. Sebaliknya keraguan anda pada kemampuan anda sendiri akan membuat jatuh mental anda dan kalah dalam persaingan nantinya. Ibarat pepatah anda sudah kalah sebelum berperang.

3.  TANAMKAN PADA DIRI ANDA BAHWA SEMUA HAL ADALAH MUNGKIN TERJADI ( ALL THINGS ARE POSSIBLE )

Ilustrasi kemungkinan, sumber:pixabay
Aspek atau langkah ketiga yang harus anda percaya adalah meyakini bahwa semua hal adalah mungkin saja bisa terjadi atau terwujud menjadi kenyataan. Pemikiran ini sangat berkaitan dengan aspek atau langkah nomor dua diatas. Berawal dari rasa percaya pada kemampuan diri, maka tahap selanjutnya adalah meyakinkan diri anda bahwa anda pasti bisa mencapai cita - cita anda tersebut. 
Anda bisa membaca biografi orang - orang atau pemimpin yang sukses disekitar anda. Tidak jarang kita temui bahwa mereka ternyata berasal dari latarbelakang yang secara matematis dan nalar tidak mungkin bisa menjadi sukses seperti sekarang. Banyak pelajaran yang dapat anda ambil dari perjalanan hidup dan karir mereka. Bagaimana effort mereka bisa keluar dan melepaskan diri  ditengah keterbatasan dan segala ketidakmungkinan itu. Bagaimana mereka berjuang, bagaimana pengorbanan yang mereka lakukan untuk bisa mencapai kesuksesan tersebut. 
Berkaca kepada kisah perjalanan kesuksesan mereka akan menanamkan keyakina pada diri anda, bahwa anda pun bisa sukses seperti mereka. Segala sesuatu yang nampaknya tidak mungkin diwujudkan ternyata bisa terjadi jika kita mau bekerja keras, berusaha dan berdoa.

4. YAKINLAH ANDA PASTI BISA (YES I CAN)

Ilustrasi harapan,sumber:pixabay
Aspek atau langkah keempat adalah memotivasi diri anda sendiri bahwa anda pasti bisa. Terkadang kita terjebak dalam dilema keraguan pada diri kita sendiri, kita ragu dalam mengambil sebuah keputusan. Padahal kita juga mengetahui bahwa segala sesuatu atau proses akan selalu berawal dari sebuah keputusan. Kita harus yakin dan berani mengambil keputusan, sesulit apapun itu karena itulah awal dari tindakan anda selanjutnya. Ketika keputusan sudah anda ambil maka tahap berikutnya adalah anda harus berkomitmen pada diri sendiri untuk menjalaninya sepenuh hati dan tanpa keraguan.
Terkadang kegagalan akan anda alami, tapi percayalah bahwa itu adalah sebuah pembelajaran diri. Kegagalan artinya anda telah mencoba, jika anda tidak pernah gagal mungkin karena anda belum pernah mencoba bukan ? Jadi kegagalan bukanlah akhir, tapi tahap untuk belajar dan mengevaluasi kekurangan dan penyebab kegagalan tersebut kemudian mencari jalan untuk mengatasinya. 
Pada tahap ini anda sangat membutuhkan dorongan atau motivasi baik dari dalam diri anda sendiri maupun orang lain. Anda bisa berkonsultasi kepada teman, atasan atau rekan sejawat yang anda percayai. Mintalah saran dan pendapat mereka karena itu akan sangat membantu anda.

5. BERPIKIR POSITIF ( THINK POSITIVE )

ilustrasi berpikir positif, sumber:pixabay
Aspek atau langkah kelima adalah selalu berpikir positif. Ini sangat berkaitan dengan aspek atau langkah nomor empat diatas. Setiap kegagalan yang anda alami, sebaiknya anda sikapi secara bijaksana. Berpikirlah dari sisi positifnya, yaitu sebagai pelajaran untuk perbaikan kedepan dan bukan berpikir negatif bahwa kegagalan adalah disebabkan karena ketidakmampuan diri anda. Kemudian anda putus asa dan hilang kepercayaan diri. Pemikiran negatif seperti ini akan menghancurkan diri anda sendiri.
Ingatlah kata - kata bijak berikut ini, " SEBUAH PROSES TIDAK AKAN MENGKHIANATI HASIL ". Jadi teruslah berpikir positif demi kesuksesan anda.

Baca : Tips Panduan Menjadi Pemimpin Dan Pendengar Yang Baik, disini.

Demikianlah pembahasan mengenai tips dan cara menjadi pemimpin yang sukses. Semoga bermanfaat untuk anda dan membuat diri anda tambah sukses kedepannya.

Reff :

  • www.tipsanda.tk
  • Image by pixabay

Tips Menjadi Pemimpin Dan Pendengar Yang Baik

July 13, 2018 0

Ilustrasi kepemimpinan
A. TAHUKAH ANDA 
Seorang pemimpin yang baik dan efektif adalah seorang pendengar yang aktif. Artinya seorang pemimpin tidak hanya mendengarkan apa yang disampaikan oleh orang lain, tetapi dia juga mencari pemikiran, opini dan perasaan orang lain. 
Terdapat perbedaan antara seorang pemimpin dengan orang yang ingin dirinya di sebut dan diakui sebagai pemimpin. Apakah perbedaan tersebut ?

Seorang pemimpin lebih banyak menghabiskan porsi waktunya untuk menyimak dan mendengarkan orang lain daripada banyak bicara. Menurut Jhon C Maxwell dalam bukunya " LEADERSHIP HANBOOK " seorang pemimpin yang efektif menghabiskan 80% waktunya untuk mendengarkan dan menyimak orang lain. Kebalikannya orang yang ingin diakui sebagai pemimpin cenderung lebih banyak bicara daripada mendengarkan  orang lain.
Ilustrasi kepemimpinan

B. EFEK ATAU DAMPAK DARI MENYIMAK ORANG LAIN

1. Memahami orang lain sebelum memimpin mereka.




Ilustrasi pemimpin

Kepemimpinan yang baik menemukan akarnya pada bagaimana memahami orang lain. Agar layak mengemban tanggung jawab sebagai seorang pemimpin, maka anda harus benar - benar memahami isi hati sesama manusia. Anda harus peka terhadap harapan dan impian anggota dari tim anda agar bisa terhubung dengan mereka dan bisa memberikan motivasi kepada mereka.  Menurut hukum koneksi ( The Law of Connection ) sebagaimana di tuliskan oleh Jhon C Maxwell ," Pemimpin menyentuh hati orang lain sebelum meminta bantuan kepada orang lain ". Anda tidak akan terhubung dengan orang lain jika anda tidak berusaha untuk menyimak dan mendengarkan orang lain. Jika demikian, bagaimana mungkin anda akan meminta bantuan kepada mereka sedangkan mereka tidak terhubung dengan anda ? Ini tidak adil dan tidak efektif bukan ? 

Jika anda ingin terhubung dengan mereka yang anda pimpin,  maka anda harus memprioritaskan bagaimana cara memahami mereka sebagai tujuan anda.

2. Menyimak adalah cara terbaik untuk belajar.




Ilustrasi menyimak, sumber:pixabay

Coba perhatikan dan lihatlah diri anda. Kenapa Tuhan memberikan karunia berupa dua buah telinga kepada anda, sementara disisi lain Tuhan hanya memberikan karunia satu buah mulut kepada Anda ? Hal tersebut bukanlah sebuah kebetulan belaka. Hal itu menunjukkan bahwa Tuhan juga menginginkan diri anda untuk lebih banyak mendengar daripada banyak bicara. 

Jika anda gagal menyimak dan mendengarkan orang lain, maka potensi pembelajaran pada diri anda akan terisolasi. Sebuah pepatah bijak menyatakan, " Melihat sama dengan meyakini ". Begitu juga halnya dengan menyimak. Jadi jika anda ingin belajar maka anda harus melakukannya dengan menyimak.

3. Menyimak dapat mencegah berkembangnya masalah.




ilustrasi ledakan masalah, sumber:pixabay

Untuk menjadi seorang pemimpin yang efektif, anda harus membiarkan orang lain  memberitahukan kepada anda tentang apa yang harus anda dengar, bukan apa yang ingin anda dengar.



Pemimpin yang baik sangat memperhatikan intuisi mereka, memperhatikan apa yang tersirat dan memperhatikan masalah - masalah kecil. Sebuah pepatah dari suku Cherokee menyatakan, " Dengarkan bisikan maka anda tidak perlu mendengar teriakan ".
Kesalahan umum yang sering terjadi pada seorang pemimpin adalah mereka sering tidak sabar menghadapi orang - orang yang bekerja dengannya. Dia lebih berorientasi terhadap hasil. Sayangnya tindakan tersebut sering menyebabkan dia berhenti menyimak dan mendengarkan orang lain. Telinga yang tuli menyebabkan tertutupnya pikiran, dan tertutupnya pikiran akan menyebabkan kehancuran pada kepemimpinan anda, pelan namun pasti.

Semakin tinggi level seorang pemimpin maka tuntutan untuk menyimak dan mendengarkan orang lain akan semakin besar. Mengapa ? Karena kebutuhan akan informasi yang akurat akan semakin besar , sehingga ketergantungan kepada orang lain dalam memberikan informasi kepada dia juga semakin besar. 

Jika mereka sejak awal tidak belajar untuk menyimak dan mendengarkan orang lain maka dia tidak akan mendapatkan informasi akurat yang dia butuhkan. Dan tanpa informasi yang akurat maka masalah apapun yang terjadi dalam organisasi atau perusahaan akan bertambah buruk.

4. Menyimak membentuk kepercayaan.




ilustrasi percaya, sumber:pixabay

Seorang pemimpin yang efektif pastilah seorang yang ahli dalam komunikasi. Namun demikian dia tidak harus menjadi seorang pembicara saja. Menyimak dan mendengarkan bisa membangun sebuah kepercayaan yang merupakan dasar dari sebuah hubungan yang langgeng.

Jika anda tidak mau menyimak dan mendengarkan bawahan anda, maka bawahan anda tentu akan berpikir apakah ide, gagasan, pendapat dan perasaannya aman bersama anda ? Dengan menjadi pendengar yang penuh perhatian, maka anda akan memperoleh kepercayaan dari mereka. Namun sebaliknya jika bawahan anda tidak percaya bahwa anda menyimak dan mendengarkan mereka, maka mereka akan mulai mencari seseorang yang mau mendengarkan mereka.

5. Menyimak dapat meningkatkan level organisasi.




ilustrasi level organisasi, sumber:pixabay

Lee Iacocca, seorang mantan direktur Chrysler mengatakan, " Menyimak dapat menjadi pembeda antara perusahaan biasa dengan perusahaan luar biasa ". Itu artinya anda harus mendengarkan dan menyimak setiap orang baik di atas atau di bawah di setiap lini organisasi, baik pekerja, pelanggan dan pemimpin lainnya.

Intinya adalah menyimak akan memberikan keuntungan bagi diri anda, karena semakin banyak anda tahu maka anda akan berada pada situasi dan kondisi yang memuaskan diri anda.

Niccolo Machiavelli yang merupakan penulis dari The Prince, membagi pikiran menjadi tiga (3) macam yaitu :
1. Pikiran yang dapat berpikir sendiri.
Pikiran ini mempunyai skor atau nilai tertinggi.
2. Pikiran yang dapat memberikan pemahaman kepada orang lain.
Pikiran ini mempunyai skor atau nilai tinggi.
3. Pikiran yang tidak dapat berpikir sendiri maupun memberikan pemahaman kepada orang lain.
Pikiran ini adalah hal yang sia - sia dan tidak bernilai.
Untuk menjadi seorang pemimpin selain anda harus mampu berpikir sendiri maka anda juga harus memahami dan belajar dari pemikiran orang lain.
Sekarang timbul pertanyaan, bisakah seseorang menjadi pemimpin tanpa harus menjadi pendengar yang baik ? Jawabannya bisa.
Kemudian, bisakah seseorang menjadi pemimpin yang handal tanpa menjadi pendengar yang baik ? Jawabanya tidak bisa.
Maka dari itu kuncinya adalah anda harus menjadi pemimpin yang handal agar bisa membawa organisasi ke level yang lebih tinggi. Dan syarat untuk menjadi pemimpin yang handal maka anda harus mampu dan mau menyimak serta mendengarkan orang lain.

Demikian artikel tentang menjadi pemimpin dan pendengar yang baik, semoga bermanfaat untuk anda.

Reff :
  • www.tipsanda.tk
  • Jhon C Maxwell " Leadership Handbook "
  • Image by pixabay